Arebi Optimis Relaksasi PPN akan Dongkrak Penjualan Properti

Event Date Mar 28 2021 01:26:53:200PM

SURABAYA–Dampak relaksasi yang diberikan pemerintah berupa DP nol persen dan free PPn diperkirakan akan membuat pasar property kembali bergairah. Sehingga developer dan para broker property juga semakin antusias meningkatkan penjualannya.

Menurut Rudy Sutanto, Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jatim, dampak Insentif  free PPN bagi properti dengan harga di bawah harga Rp 2 miliar, pengaruhnya luar biasa bagi pengembang khususnya yang saat ini memiliki banyak ready stock.

Selain itu , bagi developer yang membangun rumah dengan harga sekitar Rp 300-500-an juta juga merasakan dampaknya yang signifikan. Penjualan mereka juga langsung melonjak drastis sejak adanya kebijakan  free PPN hingga akhir Agustus 2021 nanti.

“Pengaruh relaksasi free PPn saat ini luar biasa. Developer dan broker sama-sama merasakan penjualanya langsung naik signifikan,” kata Rudy Sutanto, Rabu (24/3) lewat HP nya.

Dikatakan, kebijakan pemerintah dengan membebaskan PPn hingga 100 persen untuk property dengan harga di bawah Rp 2 miliar dan diskon PPn 50 persen untuk property dengan harga diatas Rp 2 miliar, membuat para developer dan broker property bergairah.

Sebelumnya, mereka seakan stug, tidak bisa melangkah karena dampak covid 19 selama satu tahun. Namun, karene kebijakan free PPn hanya berlaku hinga 31 Agustus 2021, maka developer yang memiliki ready stock banyak akan memanfaatkan momen ini untuk menghabiskan stoknya.

Sebaliknya, bagi developer yang tidak memiliki banyak stok rumah, apartemen atau ruko yang siap huni, dan ingin memanfaatkan momen menarik ini, maka developer harus mampu mengejar pembangunan unitnya dengan masa serah terima sebelum 31 Agustus 2021.

“Konsumen merasa mendapat discount cukup besar , serta menjadi pertimbangan investor mengalihkan dananya dari Deposito  menjadi investasi di property lagi,” tambah principal Java Property Citraland ini.

Dikatakan, sejak adanya kebijakan free PPn dari pemerintah tersebut, Arebi Jatim dengan anggotanya yang mencapai sekitar 6000 orang, langsung bergerak cepat. Mereka memanfaatkan momentum ini dengan menginformasikan ke konsumen potensialnya unit unit ready dari pengembang .

Diakui, dampak terbesar dari relaksasi tersebut ada di primary market. Sebab saat ini banyak developer yang memiliki unir ready stok. Selain rumah, juga ada apartemen, ruko dan pergudangan. Sementara untuk secondary market, saat ini juga akan menyesuaikan harga jualnya.

“Kami optimis, relaksasi free PPn ini bisa mendongkrak penjualan primary market hingga 75 persen pada kuartal dua dan tiga nanti . Kami sampai diminta untuk ngadakan Arebi Expo. Untuk secondary market harga tetap menarik untuk di beli oend user karena sudah terkoreksi banyak tahun lalu,” tandas assessor penguji broker di LSP Broker Properti Nasional ini. (fix)

red : radar.jawapos.com


Our Services and Tools

PropNex Services and Tools View More


Milestones

PropNex Milestones View More


Management Team

PropNex Management Team View More