Insentif PPN DTP Properti Masih Berlaku, Pahami Lagi Persyaratannya
PropNex Indonesia Property Market News and Analysis

Latest Property Real Estate News - Published on 27/07/2022

JAKARTA, KOMPAS.com - Insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian properti masih berlaku hingga September 2022 mendatang.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.010/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022.

Untuk pembelian hunian dengan harga jual maksimal Rp 2 miliar mendapat insentif PPN 50 persen. Sementara untuk harga jual Rp 2 miliar-Rp 5 miliar memperoleh insentif 25 persen.

Mengingat waktu pemberlakuan yang tersisa tinggal beberapa bulan lagi, baiknya Anda memperhatikan lagi persyaratan untuk dapat memperoleh insentif PPN tersebut.

Melansir dari laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), terdapat beberapa persyaratan untuk mendapatkan insentif PPN DTP properti.

Antara lain, penyerahan pembelian hunian terjadi pada saat ditandatanganinya akta jual beli (AJB), atau ditandatanganinya perjanjian pengikatan jual beli lunas dihadapan notaris.

Kemudian, dilakukan penyerahan hak secara nyata untuk menggunakan atau menguasai rumah tapak siap huni atau unit rumah susun siap huni.

Hal tersebut dibuktikan dengan berita acara serah terima sejak 1 Januari 2022 sampai dengan 30 September 2022.

Selain itu, rumah yang mendapat fasilitas merupakan rumah yang pertama kali diserahkan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) penjual yang menyelenggarakan pembangunan rumah tapak atau rusun dan belum pernah dilakukan pemindahtanganan.

Untuk dapat memanfaatkan insentif PPN DTP, PKP harus melakukan pendaftaran melalui aplikasi di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perumahan dan kawasan permukiman dan/atau Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) paling lambat 31 Maret 2022.

Adapun insentif PPN DTP ini dapat dimanfaatkan oleh setiap satu orang pribadi untuk satu rumah tapak atau satu unit hunian rusun.

Apabila orang tersebut telah mendapatkan insentif PPN DTP 2021, tetap bisa memanfaatkan kembali insentif PPN DTP 2022.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Insentif PPN DTP Properti Masih Berlaku, Pahami Lagi Persyaratannya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/properti/read/2022/07/25/060000721/insentif-ppn-dtp-properti-masih-berlaku-pahami-lagi-persyaratannya.
Penulis : Muhdany Yusuf Laksono
Editor : Muhdany Yusuf Laksono

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L



Cari Agent

Cari Agent Lihat lebih lanjut


Cari Properti

Cari properti Lihat lebih lanjut


Layanan Properti

PropNex Services and Tools Lihat lebih lanjut