Propnex Indonesia Optimis Tahun 2022 Pasar Properti Tumbuh 100 Persen
PropNex Indonesia Property Market News and Analysis

Latest Property Real Estate News - Published on 19/04/2022

SURABAYA – Mulai membaiknya ekonomi nasional serta adanya stimulus berupa tax amnesty tahap dua diharapkan berimbas positif pada market properti tahun 2022. Bahkan tahun ini market properti akan tumbuh 100 persen dari tahun lalu.

Menurut CEO Propnex Indonesia, Luckyanto, pihaknya sangat yakin tahun ini kondisi market properti akan tumbuh 100 persen dari tahun lalu. Pasalnya, selain masih adanya program PPN DTP hingga September 2022, juga ada Tax Amnesty (TA) tahap dua hingga Juni 2022.

Program ini terutama TA tahap dua akan banyak dimanfaatkan para pemilik modal yang belum sempat melaporkan duitnya dalam laporan pajak. Uang tersebut sebagian besar akan digunakan untuk berbagai jenis properti di Surabaya, Jakarta dan kota lainnya.

“Dalam tiga bulan pertama tahun ini kami sudah mencapai transaksi Rp 500 miliar. Ini setara dengan pencapai 6 bulan tahun lalu. Banyak pemilik modal yang membeli properti premium dengan harga Rp 30-40 miliar,” ujar Luckyanto didampingi Chief Marketing Officer PropNex Indonesia, Lusiana dan Erict KurniawanKamis (14/4).

Dijelaskan, mereka banyak memanfaatkan program TA tahap dua. Bahkan beberapa dana dari luar negeri yang selama ini banyak dipakai bermain investasi di Eropa, saat ini juga banyak yang dialirkan di Indonesia. Karena Eropa dalam kondisi ekonomi yang kurang baik terimbas perang Rusia-Ikraina.

Sebab itu, dia sangat optimis, target pencapain transaksi tahun ini yang naik 100 persen dari tahun lalu akan tercapai dengan baik. Sebab indikasinya sangat kuat dalam kuarta pertama tahun ini (Q1/2022), banyak properti premium yang menjadi incaran para pemilik modal.

“Bukan hanya landed house saja yang menjadi incaran pemilik modal. Industrial juga banyak yang dicari baik di Surabaya, Jakarta maupun kota lainya. Karena itu kami optimis target kenaikan transaksi 100 persen dari tahun lalu akan tercapai. Kami akan kejar di semester pertama tahun ini sehingga semester dua lebih ringan kerjanya,” tambahnya.

Tahun lalu, lanjut Luckyanto, Propnex Indonesia berhasil meraih transaksi sebesar Rp 2 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 300 persen dari pencapaian tahun 2020 dimana pasar properti mengalami tekanan luar biasa karena pandemic Covid 19.

Diakai Luckyanto, tahun 2021 pada kuartal pertama pasarnya cukup bagus. Namun pada kuartal 2 tahun 2021 pasar mengalami koreksi 70 persen karena serangan varian Delta. Pada bulan Agustus 2021 pasar mulai membaik lagi. Dan puncaknya Desember 2021 pasar mengalami kenaikan hingga 300 persen.

Membaiknya pasar properti pada semes ter dua tahun 2021 karena pemerintah banyak meberikan stimulus beruap free PPN 100 persen untuk rumah dengan harga dibawah Rp 2 miliar. Sehingga banyak developer yang kebanjiran order terutama yang memiliki rumah ready stock cukup banyak.

“Bahkan banyak properti terutama di pasar secondary yang banting harga. Hal ini membuat para pemilik modal banyak yang membeli properti lagi. Sementara di pasar primary, selain stimulus dari pemerintah PPN DTP juga banyak kemudahan dari developer dan perbankan sehingga banyak konsumen yang tertarik membeli properti,” ujarnya.

Dia mengaku tahun lalu, sekitar 60 persen transaksi Propnex Indonesia berasal dari Surabaya. Sementara Jakarta memberikan kontribusi 30 persen. Sedangkan sisanya berasal dari transaksi dari kota lain termasuk Batam.

Tahun lalu, penjualan properti sekitar 70 persen berasal dari secondary market terutama dari landed house dan industrial dan sisanya dari primary market. Tahun ini, antara primary dan secondary market posisinya akan 50:50 persen.

“Kami juga terus memperkuat pemasaran secara online lewat aplikasi PropnexPlus yang bisa diunduh. Sehingga konsumen yang ingin mengetahui produk apa saja kami pasarkan bisa masuk lewat aplikasi. Tahun ini transaksi online akan mencapai 70 persen dari total transksi kami,” tandas Luckyanto. (fix/jay)

Source : https://radarsurabaya.jawapos.com/

 



Cari Agent

Cari Agent Lihat lebih lanjut


Cari Properti

Cari properti Lihat lebih lanjut


Layanan Properti

PropNex Services and Tools Lihat lebih lanjut